Langsung ke konten utama

MODEL - MODEL PEMBELAJARAN IPA

Model Pembelajaran

Salah satu pembelajaran yang ditawarkan untuk meningkatkan mutu pembelajaran IPA seklah dasar adalah model pembelajaran yang didasarkan pada pandangan konstruktivis karena dianggap paling sesuai dengan karakteristik pembelajaran IPA.
Model pembelajaran IPA yang dikembangkan berdasarkan pandangan konstruktivis ini memperhatikan dan mempertimbangkan pengetahuan awal siswa yang mungkin diperoleh di luar sekolah.
A.    Model Pembelajaran Interaktif
1.      Pengertian
Model ini dirancang agar siswa bertanya dan kemudian menemukan jawaban dari pertanyaan mereka sendiri.

2.      Langkah-langkah model pembelajaran interaktif
a.       Persiapan
b.      Kegiatan penjelajahan
c.       Pertanyaan anak
d.      Penyelidikan
e.       Refleksi

3.      Contoh Model Pembelajaran Interaktif
a.       Persiapan
b.      Kegiatan Penjelajahan
c.       Pertanyaan anak
d.      Penyelidikan
e.       Refleksi

4.      Kebaikan dan keterbatasannya
Salah satu kebaikan dari model pembelajaran interaktif adalah bahwa siswa belajar mengajukan pertanyaan, mencoba merumuskan pertanyaan dan mencoba menemukan jawaban terhadap pertanyaannya sendiri dengan melakukan kegiatan (Observasi, penyelidikan)
Sayangnya karena dipolakan seperti itu, ternyata model ini menjadi rutin dan kehilangan tujuannya yang esensi.

B.     Model Pembelajaran Terpadu (Integrated)
1.      Pengertian
Model pembelajaran terpadu merupakan salah satu model yang sedang trend dilakukan dewasa ini. Berdasarkan sifat keterpaduannya pembelajaran terpadu dapat dibedakan menjadi tiga, yakni model dalam satu disiplin ilmu, model antar bidang dan dalam lintas siswa.
Perkembangan dan kebutuhan anak dapat diterangkan sebagai berikut : Siswa SD secara alamiah tidak dapat berpikir dan memandang mata pelajaran serta terkotak-kotak.
Karakteristik mata pelajaran IPA perlu diperhatikan dalam menyusun pembelajaran terpadu. IPA merupakan hasil kegiatan manusia berupa pengetahuan, gagasan dan konsep yang terorganisasi tentang alam sekitarnya yang diperoleh dari pengalaman melalui serangkaian proses ilmiah seperti penyelidikan penyusunan dan pengjujian gagasan.
2.      Langkah-langkah Penyusunan Model Pembelajaran Terpadu.
3.      Contoh model pembelajaran terpadu
4.      Kebaikan dan keterbatasannya
Melalui pembelajaran siswa diajak untuk melakukan pengelompokan berdasarkan hal yang teramati oleh mereka. Keterbatasannya jika konsepnya sudah kompleks, sulit dipadukan atau guru mengalami kesulitan untuk memadukannya.

C.     Model pembelajaran siklus belajar (Learning Cycle)
1.      Pengertian
Suatu program pengembangan pendidikan saisn di Amerika Serikat.
2.      Urutan Pembelajaran
a.       Eksplorasi
b.      Pengenalan konsep
c.       Penerapan konsep
3.      Contoh model pembelajaran siklus belajar (Kelas 5 caturwulan ke-1)
a.       Tujuan
b.      Konsep : Hubungan antarmakhluk hidup
4.      Kebaikan dan keterbatasannya.
Jumlah tahap yang hanya tiga termasuk sederhana dan mudah diingat namun memunculkan situasi konflik tidak selalu berhasil.

D.    Model Pembelajaran Belajar IPA atau CLIS (Children Learning in Science)
1.      Pengertian
Rangkaian fase pembelajaran pada model CLIS oleh Driver (1988) diberi nama general structure of a constructivist teaching sequence
2.      Urutan Pembelajaran
Model CLIS terdiri atas lima tahap utama yakni :
a.       Orientasi
b.      Pemunculan gagasan
c.       Penyusunan ulang gagasan
d.      Penerapan gagasan
e.       Pemantapan gagasan
3.      Contoh Model Pembelajaran CLIS
Contoh model CLIS untuk konsep pernapasan dikelas IV caturwulan ke-2
4.      Kebaikan dan keterbatasannya
Kejelasan setiap tahap dalam CLIS tidak selalu mudah dilaksanakan, walaupun semula direncanakan dengan baik. Kesulitan ini terutama untuk pindah dari satu fase ke fase lainnya, terutama dari pertukaran gagasan ke situasi konflik.
Dari uraian diatas ada 3 pertanyaan yang ingin saya diskusikan :
1. bagaimanakah peran teknologi dan informasi dalam penggunaan model-model diatas?
2. sejauh apakah peran guru dalam pembelajaran dengan model CLIS ?
3. bagaimanakah jika dalam penerapan model integrated siswa tidak dapat mengorganisasikan konsep dengan benar ? 

Komentar

  1. Baiklah saya akan menanggapi pertanyaan nomor 1

    Menurut saya, penggunaan teknologi dan informasi dalam menggunakan model-model diatas sangat membantu dalm proses mebelajaran. Tapi kita sebaiknya juga menyesuaikan dengan materi yg akan di ajarkan.
    Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya setuju dengan pendapat novia sari, penggunaaan tekhnologi sangatlah membantu guru saat proses pembelajaran menggunakan model-model pembelajaran diatas, dengan menyesuaikan materi pelajaran, karena tidak semua materi dapat menggunakan bantuan tekhnologi, ada materi yg harus melakukan pengamatan langsung. tetapi semua itu sesuai kebutuhan.

      Hapus
  2. Asalamualaikum, artikel yang menarik.
    Saya akan menanggapi pertanyaan nomor 3.
    Guru perlu mempertimbangkan secara matang mengenai materi yang akan diintegrasikan.
    Apabila dalam proses pembelajaran siswa tidak dapat mengorganisakian konsep dengan tepat maka Guru berperan untuk membimbing siswa dalam mengorganisasikan konsepktersebut

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya sependapat dengan saudara novrina erika.
      Mengapa begitu, seorang guru memang harus mengawasi apa apa saja terjadi dengan siswanya.
      Dan jika siswa tidak mampu unyuk mengornanisasikan konsep tersebut alangkah lebih baik guru juga ikut andil dalam membimbing siswa nya untuk mengarah mengorganisasikan konsep tersebut

      Hapus
  3. Untuk nomor 2, tujuan model CLIS adalah menumbuhkan sikap berfikir kritis pada siswa, jadi guru akan bereran sebagai mengarah, pembimbing, pengamat dalam proses belar model ini, terima kasih

    BalasHapus
  4. Sy akan sdkit menanggapi per no 2..
    Jika siswa belom bs memahami konsep dg benar maka tugas guru sbg fasilitator harus bs membimbing ataupun membuat siswa lbh memahami suatu konsep yg ingin guru sampaiakan, dan harus disesuaiakan dg tujuan pembelajaran diawal kegiatan belajar mengajar. Terimakasih.

    BalasHapus
  5. Baik saudari sedikit contoh utk memberi solusi point no 2 sbb :

    Contoh penerapan model pembelajaran integrated di kelas 1
    Perumusan indikator pembelajaran memerlukan kecermatan untuk tidak meninggalkan keluasan dan kedalaman materi; berpikir tingkat tinggi; kecakapan afektif dan psikomotor; dan pendidikan karakter. Perumusan indikator pembelajaran didahului dengan melakukan pemetaan materi yang diawali dari tema, adapun ciri tema tersebut Kesukaan terhadap warna
    Kesukaan terhadap benda
    Kesukaan terhadap makanan
    Berdasarkan materi yang tercantum pada di atas dan dari esensi diri pribadi.
    indikator pembelajaran yang dapat didiskusikan sebagai berikut :
    1) menyebutkan nama tema
    2) mendiskusikan dengan teman sebangku bagian anggota tubuh
    3) menghitung jumlah anggota tubuh dan benda yang menempel pada tubuhnya
    4) memerinci waktu bangun pagi, berangkat sekolah, pulang sekolah, dan tidur malam
    5) membandingkan ciri-ciri diri sendiri dengan teman lainnya
    6) mengidentifikasi, menyusun dan menjiplak huruf-huruf penyusun namanya

    Contoh penerapan model pembelajaran integrated di kelas 4
    Penerapan model pembelajaran integrated (terpadu) memadukan SK/KD masing-masing mata pelajaran yang saling terhubung untuk membangun suatu topik utama. Gabungan dari masing-masing KD menjadi dasar dalam menentukan indikator pembelajaran dan tujuan pembelajaran.Ambil contoh kelas IV untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, IPA, IPS, dan Matematika.

    BalasHapus
  6. Menanggapi persoalan no 3. Sebagao guru jika tedpt siswa yg tdk mampu menorganisai dgn benar. Guru prlu membimbing siswa tesb agar trciptanya pembelajaran yg optimal
    Terimasih

    BalasHapus
  7. pertanyaan no 1 Menurut saya, TI dalam menggunakan model-model pembelajaran diatas sangat membantu. Tinggal disesuaikan dengan materi yang kita ajarkan.

    BalasHapus
  8. Mennanggapi soal nomor 1 bahwa perna teknologi dalam model ini itu amat Penting dan amat membantu ...karna Teknologi informasi merupakan hal yang harus di pelajari di era sekarang

    BalasHapus
  9. Setuju dengan pwrnyataan saudari Selvi. Bahwa guru harus membimbing peserta didik yang belum mampu mengorganisasi. Terima kasih

    BalasHapus
  10. saya akan menanggapi pertanyaan no 1 tentang peran teknologi dan informasi dalam penggunaan model-model sangatlah berpengaruh karena sebagai penunjang dalam menyusun materi yang akan dikembangkan dengan model tersebut.

    BalasHapus
  11. Menanggapi soal no 1
    Teknologi dan informasi pada model pembeljaran sngat membantu dlm proses pembelajaran, sebgai seorang guru jg hrus menyesuaikan dng materi yg akan diajarkan, dan guru jg hrus teliti dalam mencari informasi"untk bahan referensi

    BalasHapus
  12. artikel yang menarik
    sangat bermanfaat
    terima kasih saudari INke

    BalasHapus

Posting Komentar